CARA RAWAT KUALITAS IKAN

CARA MERAWAT IKAN SEGAR
STANDAR MUTU / KWALITAS EXPORT 












Gambar : Cara merawat kwalitas ikan


Agar menjaga mutu dan kwalitas ikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita berada di lokasi/wilayah kerja bahkan di lapangan sekalipun di laut.

Langakah awal Cara merawat ikan dari nelayan
Berawal dari sang juragang dan pinggawa para nelayan.
Ada beberapa kelompok nelayan baik tradisional maupun moderen yang sudah sangat pengalaman dalam penanganan ikan segar. Juragan kapal atau biasa disebut pinggawa kapal tak hentinya menyampaikan beberapa hal proses sampai kepenjelasan etika melaut dan menegaskan untuk merawat/mempertahankan ikan agar tetap menjaga mutu dan kwalitasnya.

Sarana pendukung dan penunjang
Kapal yang sudah dirancang khusus untuk pengelolaan ikan segar mungkin sudah memiliki kesiapan yang sudah sangat memadai/nelayan moderen yang biasa juga di sebut sebagai 'KAPAL INDUK'/'KAPAL LOADING' tinggal saja melengkapi sebagian kecil alat yang di butuhkan, agar memaksimalkan penanganan dalam menjaga mutu/kwalitas ikan. jika nelayan masih menggunakan sampan/Nelayan Tradisional, sebaiknya membawa wadah atau tempat penyimpanan sementara berupa gabus, Box Styrofoam sebagai penampunagan es curah atau es balok agar dapat mempertahankan mutu/kwalitas ikan. Karena Standar mutu/Kawalitas Yang Di Butuhkan Memiliki Persyaratan Seperti Kwalitas Daging dan warna ikan.
Warna Yang dimaksud Adalah Warna Mata, Warna Badan Ikan / Sisik, dan Warna Ingsan agar tidak berubah.

Berikut Cara Mempertahankan Mutu/Kwalitas Ikan:
Unsur Pokok yang Sangat Mempengaruhi Mutu/Kwalitas Ikan adalah cara penanganan Awal dari Para sumber ikan.
Jika melaut diharuskan Nelayan Membawa gabus/Box Styrofoam atau Wadah lain Yang Berisi es curah atau es balok, tapi jika model kapal moderen mungkin sudah di rancang sedemikian sempurnannya untuk model kapal ikan segar.
Terkadang Benda kecil yang sangat penting namun terkadang di lupakan adalah plastik tipis dan bening, pengikat/karet.

SANGAT PENTING jika IKAN yang Telah di Tangkap sebaiknya DI IKAT menggunakan KARET GELANG lalu Di masukkan kedalam gabus / Box Styrofoam atau wadah Yang telah Disiapkan berisi es yang telah campur air, jika air laut mudah dijangkau sebaiknya menggunakan air Laut Langsung. Bungkus Plastik Tipis  dan bening Pada Bagian Kepala Hingga Menutupi Ingsan atau Membungkus ikan satu badan keseluruhan, Kemudian masukkan kembali ke wadah penampungan.

JIKA IKAN YANG DI TANGKAP MASIH DALAM KEADAAN HIDUP / MENGGELEPAR LANGSUNG SAJA MEMASUKKAN KE DALAM WADAH ATAU STYROFOAM YANG TELAH BERISI ES YANG TELAH DI CAMPUR AIR LALU TUTUP WADAH TERSEBUT,
DAN TUNGGU SEJENAK IKAN ITU JIKA SUDAH TIDAK MENGGELEPAR ANGKAT LALU IKAT KEPALANYA PADA BAGIAN INGSAN KEMUDIAN MASUKKAN KE WADAH PENAMPUNGAN ES SERBUK.. 

TAPI JIKA DENGAN CARA MENGIKAT KARET SAJA SUDAH DAPAT MEMPERTAHANKAN MUTU DAN KWALITAS IKAN, BISA SAJA IKAN TIDAK DIBUNGKUS LALU DI SIMPAN KE WADAH PENAMPUNGAN ES SERBUK. 

Pasangkan Plastik dan pengikat/karet pada bagian Kepala Ikan Hingga Ke Ingsan atau seluruh tubuh ikan lalu ikat plastik, Agar air tidak masuk Kedalam Ingsan serta manjaga warna mata.
Sebab Ingsan Ikan yang terkena Udara langsung dalam jangka Waktu Yang Cukup lama akan menyebabkan warna ingsan berubah warna pucat bahkan putih, Sedangkan air yang masuk kedalam perut melalui Ingsan dapat menyebabkan Ikan berbau tidak Sedap dan mengakibatkan penurunan Mutu / kwalitas ikan dan dinyatakan tidak memenuhi standar.
dalam proses perendaman ikan sebaiknya Ikan di jaga agar memastikan plastik dan pengikat karet tidak terlepas dari ikan selama 25 menit atau tergantung jenis ikan yang di rendam, jika keadaan ikan sudah mulai kaku, tegang atau bisa juga di sebut kajung silahkan angkat Dan di susun pada tempat penampungan Khusus yang berisi es curah atau es halus ( ES SERBUK ).

Catatan :
Perendaman Dilakukan Agar Daging Ikan Kaku, tegang atau kajung.

Perhatian : (Demi menjaga Mutu / kwalitas ikan standar Export)
Dilarang keras Memasukkan Ikan Kedalam Freezer atau lemarI es Karena dagingnya Akan membatu, sehingga tidak Layak  Export.

PENANGANAN IKAN DARI PENGUMPUL
Bagi Anda Para Pengumpul Ikan, Tindakan Penanganan Ikan yang Seharusnya Anda Lakukan Sbb:

SORTIR
SORTIR adalah Proses Pemilihan Ikan Dengan kondisi mutu / kwalitas, nama Jenis dan menurut Size yang berlaku di daerah Anda. Hal ini sangat mempengaruhi Harga ikan. Jangan sampai Anda Membeli Ikan Kwalitas Jelek dengan Harga Tinggi atau Anda merata samakan Harga Ikan Kwalitas yang Baik dan yang Tidak baik.

penampungan
Setelah hal di atas  Selanjutnya Anda Harus memperhatikan dan merawat ikan seperlunya kemudian Menyimpan Ikan Dalam Wadah Penampungan menggunakan Gabus/Box Styrofoam, atau Mungkin Dari Fiber umum yang ukuran standar biasanya berwarna Orange, Intinya adalah sebaik mungkin kita menjaga dan mempertahankan Suhu Ikan. 
Jangan sepelekan Ikan Terkena Udara apalagi terik matahari Dalam Jangka Waktu Lama, sebab daging Ikan dapat berubah Lembek dan berbau.

Pengepakan/Packing
Setelah melalui beberapa proses perawatan ikan hingga tiba ke tahap akhir sebelum pengiriman, Maka Ikan yang sudah Siap di Kemas atau di packing Untuk di Kirim Ke Exportir dengan memperhatikan/memperkirakan jarak perjalanan dan waktu yang di tempuh. 


Pengiriman
Langkah terakhir setelah barang siap kirim dengan menggunakan jasa transportasi darat, laut dan udara. Sebaiknya menggunakan jasa pengiriman yang ideal dan tepat menurut Anda dengan melihat ketahanan mutu/kwalitas barang hingga tiba ketujuan masih tetap baik sekalipun hal itu tidak terlalu berubah secara signifikan dan tetap dalam keadaan yang masih layak Export.

Konfirmasi
Setelah barang di kirim oleh jasa pengiriman yang Anda pakai / gunakan, Anda akan di informasikan kemudian oleh pihak jasa pengiriman.
Setelah itu konfirmasikan kepada kami nomor Surat Muat Udara ( SMU ) atau surat barang, Via PESAWAT, dari BANDARA dan BERANGKAT JAM BERAPA  Informasikan melalui SMS kepada Kami.  Kemudian kami Jemput Barang Di BANDARA.


ARTA BAHARI JAYA
beli ikan sunu dan kerapu
email : artabaharijaya@gmail.com

 


widgets